Pengertian, Ciri-ciri, Struktur Teks Negosiasi
Nama Guru : Suci Gustina, S.Pd
Mata Pelajaran : B. Indonesia
Kelas : X
Pertemuan : 1
Materi : Teks Negosiasi
Metode : Diskusi, Ceramah, Tanya Jawab
KD :
3.11 menganalisis isi, struktur (orientasi, pengajuan, penawaran, persetujuan, penutup) dan kebahasaan teks negosiasi
4.11 mengkonstruksi teks negosiasi dengan memperhatikan isi struktur (orientasi, pengajuan, penawaran, persetujuan, penutup) dan kebahasaan
Tujuan Pembelajaran :
1.Siswa dapat mengetahui pengertian teks negosiasi, ciri-ciri, dan tujuan teks negosiasi
2.Siswa dapat mengetahui struktur teks negosiasi
3.Siswa dapat membuat teks negosiasi dalam dialog percakapan
Teks Negosiasi
Teks Negosiasi adalah sebuah teks yang memuat bentuk interaksi sosial dan berfungsi untuk mencari kesepakatan atau penyelesaian bersama.
Tujuan teks negosiasi
Memperoleh kesepakatan untuk mencapai hasil terbaik dan keuntungan bersama.
Jenis teks negosiasi
1. Negosiasi Formal
(Biasanya ditujukan untuk kepentingan formal)
Contoh : berbentuk surat permintaan, surat penawaran
2. Negosiasi informal
Jenis negosiasi yang lebih sering digunakan di kehidupan sehari-hari masyarakat umum (berbentuk percakapan antara satu pihak dengan pihak lain)
Unsur Teks Negosiasi
1. Partisipan (pihak yang terlibat dalam negosiasi)
2. Perbedaan kepentingan antara dua belah pihak
3. Terjadi pengajuan dan penawaran
4. Menghasilkan persetujuan dan kesepakatan
Ciri-Ciri Teks Negosiasi
1. Berupa dialog tapi terkadang berbentuk proposal penawaran
2. Ada lawan yang bisa diajak dialog
3. Berupa kegiatan komunikasi baik secara tertulis atau lisan
4. Munculnya proses negosiasi karena adanya perbedaan antara kedua belah pihak
5. Tujuan akhir dari negosiasi adalah mendapatkan kesepakatan
Struktur Teks Negosiasi
1. Orientasi
Bagian orientasi berisi pembukaan atau awalan sebuah negosiasi. Biasanya berupa kata salam, sapa, dan sebagainya.
2. Pengajuan
Pada bagian ini berisi permintaan dari salah satu pihak mengenai permasalahan yang dihadapi dan ingin diselesaikan.
3. Penawaran
Pada tahap penawaran berisi proses tawar menawar antara pihak satu dengan pihak yang lain untuk mencapai sebuah kesepakatan yang menguntungkan satu sama lain.
4. Persetujuan
Jika tawar menawar sudah dilakukan, maka tahap selanjutnya kesepakatan atas hasil penawaran dari kedua belah pihak. Bagian persetujuan merupakan titik temu dari penawaran dan pengajuan yang telah dilakukan oleh kedua belah pihak.
Komentar