Unsur Kebahasaan Teks Negosiasi
Nama Guru : Suci Gustina, S.Pd
Mata Pelajaran : B. Indonesia
Kelas : X
Pertemuan : 2
Materi : Unsur kebahasaan teks negosiasi
Metode : Diskusi, Ceramah, Tanya Jawab
Unsur kebahasaan teks negosiasi
1. Dalam sebuah negosiasi bisa terjadi adanya persetujuan, penolakan, atau sanggahan dan harus diungkapkan dengan kalimat yang baik, sopan, dan tidak menyinggung perasaan.
Kalimat yang menyatakan persetujuan:
- Baikah, saya menyetujui tawaran yang Anda ajukan.
- Oke, kami sepakat dengan jumlah anggaran yang Ibu sampaikan.
Kalimat yang menyatakan penolakan:
- Maaf Pak, saya belum bisa melepas mobil ini dengan harga itu.
- Kami kurang sepakat dengan harga yang Bapak tawarkan
Kalimat yang menyatakan sanggahan:
- Produk yang kami hasilkan tidak seburuk yang ibu katakan.
- Perabotan rumah tangga ini sebenarnya sangat bagus jika Ibu bisa menggunakan dengan benar
2. Bahasa persuasif (membujuk atau menarik perhatian)
Contoh: Dengan produk memasak kami, Anda akan mendapatkan banyak keuntungan, Anda tidak akan repot lagi ketika memasak makanan, dan Anda tidak perlu ragu lagi jika ingin mengharapkan keuntungan yang maksimal
3. Kalimat deklaratif (Berisi pernyataan yang berfungsi untuk memberikan informasi tentang sesuatu)
Contoh: Kualitas kaos ini setara dengan yang impor
4. Bahasa yang sopan
Contoh: Kalau harga segitu saya masih rugi, Bu
5. Menggunakan konjungsi (kata penghubung dan, atau, karena, sedangkan, meskipun, dll)
6. Menggunakan kalimat efektif (singkat, padat, jelas)
7. Menggunakan pronomina (kata ganti aku, saya, dua, kamu, anda)
8. Menggunakan kalimat langsung
Contoh: "Bu, ada sepatu merek xxx?"
9. Menggunakan kalimat yang menyatakan kesepakatan
Contoh: "Baik, Ibu akan membeli berapa buah?"
Komentar