Mengidentifikasikan unsur pembangun puisi (Kelas X7 dan X8)

Nama Guru : Suci Gustina, S.Pd
Mata Pelajaran : B. Indonesia
Kelas : X7 dan X8
Materi : Mengidentifikasi unsur pembangun puisi

KD : 3.17 Menganalisis unsur pembangun puisi 

CP:
1. Siswa dapat mengetahui pengertian puisi dan jenis-jenis puisi
2. Siswa dapat mengidentifikasi unsur pembangun puisi (tema, diksi, gaya bahasa, imaji, struktur, perwajahan)

Puisi 
Puisi adalah salah satu karya sastra selain prosa dan drama

Puisi digunakan seseorang untuk mengungkapkan pikiran, gagasan, dan perasaan dalam bentuk kata-kata yang indah.

Jenis puisi dibagi menjadi 2 yaitu puisi lama dan puisi modern. Puisi tersusun atas 2 unsur pembangun yaitu struktur batin dan struktur fisik.

Struktur batin meliputi tema, amanat, nada dan suasana
Struktur fisik meliputi diksi (pilihan kata), irama, citraan, kata konkret, Rima (pengulangan bunyi), dan tipografi (tata wajah).

Unsur kebahasaan puisi yaitu :
1. Majas
2. Tema dan suasana puisi

Majas (bahasa kiasan)
Jenis-jenis majas:
1. Simile
2. Metafora
3. Perumahan epos 
4. Personifikasi
5. Metonimia 
6. Sinekdoke
7. Alegori

Citraan dibagi menjadi 4 yaitu :
1. Citraan penglihatan
2. Citraan pendengaran
3. Citraan penciuman
4. Citraan perasaan

Kata konkret adalah kata yang acuannya bisa diserap oleh panca indra. Contoh: lemari, kursi, tampan, pasir, ombak, anak-anak

Kata abstrak adalah kata yang acuannya tidak bisa diserap oleh panca indra. Contoh : kebijakan, usulan, khayalan, impian, dll

Kata konotatif adalah kata-kata yang berasosiasi. Asosiasi merupakan keterkaitan makna kata dengan hal lain. Contoh: kupacu kudaku yang bermakna semangat yang menggebu"


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kisi-Kisi STS (Kelas XI)

Teks Biografi (Kelas X.2)

Kisi-Kisi STS (Kelas X)